Menghitung Biaya Pekerjaan Pondasi Batu Kali

Pada bagian 2 sudah sampai pada satuan pekerjaan pasangan batu kosong (anstamping).  Materi  ini merupakan lanjutan materi sebelumnya, khusus akan membahas cara menghitung biaya pekerjaan pasangan batu kali.

[Pasangan Pondasi Batu Kali]

Pondasi merupakan bagian yang sangat penting pada sebuah bangunan. Tanpa pondasi yang kuat dan memadai, maka bangunan atau sebuah rumah akan roboh. Untuk sebuah rumah sederhana 1 (satu) lantai, pondasi cukup dibuat dengan pasangan batu kali, tidak perlu pondasi sumuran, atau pondasi tiang pancang. Kedalaman pondasi bisa 60 s/d 80 cm untuk tanah/lahan berpasir & berbatu. Untuk tanah yang labil bisa menggunakan pondasi setempat pada setiap tiang kolom dengan kedalaman > dari 100 cm. Jika anda berniat merencanakan bangunan 2 (dua) lantai dikemudian hari, maka anda harus membuat pondasi lebih kokoh, dengan kedalaman >100 cm, serta tulangan tiang kolom menggunakan besi behel dengan diameter 10 mm atau 12 mm.

Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat pasangan pondasi batu kali adalah : batu belah atau batu kali, pasir pasang, semen. Semua bahan harus berkualitas baik. Batu kali yang baik adalah keras, dibelah, bersih dari tanah yang menempel. Pasir yang baik adalah pasir yang kadar tanahnya kecil, jika digengggam dengan tangan akan berbunyi “kresek”. Semen pada umumnya baik.

Sebelum memulai pekerjaan pasangan pondasi harus dilakukan pemasangan batu kosong, seperti yang sudah saya jelaskan pada meteri bagian 2.

Cara Menghitung Volume Pondasi :

Bentuk penampang pasangan batu kali adalah berbentuk trapesium. Misalkan ukuran alas = 60 cm, atas = 30 cm, dan tinggi  80 cm, sedangkan panjang pondasi setelah dijumlahkan, misalnya 100 m, maka untuk menghitung volume pekerjaan pondasi menggunakan rumus = alas + atas dibagi dua dikalikan panjang pondasi = (0,6 + 0,3)/2 X 0,8 X 100 m = 36 M3.

Cara menghitung biaya pondasi :

Biaya untuk membuat 1 M3 Pasangan Pondasi Batu Kali memerlukan Biaya  sebagai berikut :

  • 1, 20 m3 batu kali x Rp. 200.000 = Rp. 240.000
  • 0,43 m3 pasir x Rp. 225.000 = Rp. 96.750.000
  • 0,95  zak semen x Rp. 50.000 = Rp. 51.920.000
  • 1, 20 Tukang x Rp. 60.000 /hari = Rp. 56.250
  • 2, 40 Pekerja x Rp.40.000 /hari  = Rp. 30.000
  • 0.017 Mandor x Rp. 70,000  = Rp.     1,183.00

Total  (dibulatkan) = Rp.  476,100

Jadi biaya pondasi dengan volume  36 M3 = 36 x Rp. 476.100 = Rp.  17.139.600

Jika dirinci kebutuhan bahan dan upah, sbb :

  • Batu kali  : 36 x 1,2 m3 = 43,2 m3
  • Pasir : 36 x 0,43 m3 = 15,48 m3
  • Semen :  36 x 0,95 zak = 34 zak
  • Tukang : 36 x 1,2 orang = 43,2 orang
  • Pekerja : 36 x 2,4 orang = 86,4 orang
  • Mandor : 36 x 0,017 orang = 0, 7 orang

Perhitungan di atas menggambarkan pekerjaan pondasi sebesar 36 m3  selesai dikerjakan dalam waktu 1 hari. Jika Anda menginginkan penyelesaian pekerjaan pondasi 36 m3 selesai dalam waktu  1 minggu ( 7 hari), maka anda harus mempekerjakan  orang  sbb :

  • Tukang : 43,2 orang dibagi 7 = 6 orang,
  • Pekerja : 86,4 orang /7 = 12 orang

*) Catatan : teks berwarna merah harus diganti dengan harga setempat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: